September 30, 2011 thumb Sarjana Super

kalo udah yang namanya wisuda, emang bikin orang seneng, gimana nggak ? semua perjalanan kita selama kuliah kini terbayar sudah dengan kelulusan yang sangat dinanti-nanti. mungkin nilai IP yang tinggi menjadi tolak ukur kesuksesan kita selama di kuliah (walaupun tidak juga).

nah karena habis diwisuda, kini saya pun kembali ke desa tercinta untuk sekedar santai-santai menikmatik hidup. orang dikapung saya ini jarang yang mengenal apa itu nilai IP. yang pasti siapa yang sudah sarjana dia bakal dianggap sebagai orang paling pinter sekampung, entah benar entah tidak tapi itulah kenyataanya.

waktu itu sehabis maghrib saya didatangi pengurus RT untuk keperluan pembangunan musholla disebelah rumah. nama musholla-nya Al-Ukhuwah karena dibangun dari hasil sumbangan recehan warga setempat. nah bagi yang tidak dapat membantu untuk dalam bentuk uang, bantuan dalam bentuk tenaga sangat dibutuhkan, salah satunya yang saya lakukan. ups kok jadi ngelantur.

waktu itu pak RT minta saya untuk menghitung jumlah keramik yang dibutuhkan untuk dipasang dimusholla, soalnya dana untuk pembangunan musholla sangat tipis, jadi kesalahan alokasi dana bisa jadi masalah, apa lagi tanggunganya akhirat.

keesokan harinya saya pun melakukan pengukuran pada lantai dan beberapa dinding yang nantinya akan diberi keramik. hasil penghitungan saya, membutuhkan sekitar 145 buah keramik untuk menutup lantai dan beberapa dinding musholla.

ketika saya laporkan ke pak RT, beliau ragu dengan hasil perhitungan saya, karena tukang yang biasanya mengerjakan pembangunan atau penegelan mematok keramik sebanyak 220 buah keramik. tentu hal ini menjadi masalah, setelah musyawarah akhirnya diputuskan untuk membeli 145 buah keramik dulu, jika kurang maka akan dibeli lagi keramik baru.

setelah beberapa hari pembangunan musholla dilakukan, akhirnya kemarin sore pembangunan selesai dan total keramik yang dibutuhkan sebanyak 153, meleset sedikit dari perkiraan saya karena ada beberapa keramik yang pecah dan beberapa yang harus dipotong.

trus apanya yang aneh, perasaan biasa saja ? emang sih cerita dari awal sampe sini tadi ga ada yang istimewa, tapi yang bikin ane ketawa adalah waktu pak RT ngomong sama beberapa tetangga.

“Alhamdulillah, akhirnya pemasangan keramik membutuhkan dana yang sangat minimal, beruntung kita punya seorang sarjana super yang mampu mengamalkan ilmu selama kuliah untuk masyarakat, semoga nanti ilmunya dapat digunakan untuk membantu kita melakukan pemasangan atap dan manajemen keuangan musholla”.

yang lucu adalah, saya sarjana komputer bukan sarjana teknik sipil, lha terus kok bisa lebih akurat perhitungan saya. ya iyalah soalnya saya kan pake rumus matematika waktu SD dulu, sedang si tukang bangunan kan nggak pake perhitungan cuma kira-kira. ini ane khawatirnya jangan-jangan tahun depan ane disuruh ngurusi pelebaran jalan kampung dkk… nggak pas banget dengan jurusan ane…

Comments

total comments

Tags: , ,