March 30, 2009 thumb Review Internet Explorer 8 RC1

Internet Explorer merupakan browser yang sudah tidak asing lagi. beberapa tahun yang lalu, gaungnya hampir tidak lagi terdengar ditelinga, maklum dobrakan para browser rival seperti opera dan firefox, terus mengikis habis para pemuja IE. ditambah lagi gebrakan chrome yang menurut isunya merupakan browser tercepat, membuat IE lenyap entah kemana?.

akan tetapi, IE yang merupakan browser pertama kali penulis pakai sewaktu masih SMA, kini muncul ke permukaan, dan tentu dengan wajah dan penampilan baru, selain itu fitur-fitur unik yang menawan, boleh jadi bisa membuat browser ini tampil ngejreng kembali (setidaknya menurut penulis).

Untuk mengobati rasa penasaran tersebut, penulis mencoba memakai browser IE 8 RC1. Penulis memakainya pada sebuah laptop dengan memori 2 GB, processor Intel Core 2 Duo 2 GHz. Berikut ini adala fitur-fitur yang telah penulis coba.

1. Accelerators (nama yang menipu). ketika melihat tulisan Accelerators, penulis cukup terkejut. apakah ini adalah fitur untuk mempercepat loading gambar atau sejenisnya. penulis pun tertarik untuk mencobanaya. setelah dicoba hasilnya agak mengecewakan. ternyata ini hanyalah fitur untuk mempermudah dalam mencari makna suatu kata tanpa perlu membuka tab baru. menu ini dapat diakses dengan mudah, cukup dengan memblok sebuah suatu string pada IE maka ikon accelerator muncul, jika di klik akan muncul opsi pilihan untuk mencari dimana makna string tersebut akan dicari. banyak pilihan yang bisa dipilih antara lain Windows Live Maps, Google Maps, ebay, live space dan lain-lain. memang fitur ini cukup membantu (daripada kita harus melakukan copy paste manual ke tab baru, kemudian melakukan search sendiri) cuma yang membuat penulis kurang setuju adalah penamaanya yang menurut penulis cukup menipu, selain itu pilihan yang ada (Google Maps, Windows Live, Encharta dan lain-lain) kurang begitu penulis pakai, sehingga fitur ini kurang memikat hati penulis.

2. Enhance tab management (Tiruan Opera yang belum sempurna). ketika penulis membuka bebeberapa tab, muncul sebuah ikon di sebelah kiri mirip kumpulan jendela di sebelah kiri. ternyata ini adalah Enhance tab amanagement. ketika penulis klik, muncul thumbnail dari setiap tab yang penulis buka. penulis langsung tahu bahwa ini adalah sebuah fitur yang terdapat dalam browser opera. sayangnya fitur ini menurut penulis masih terkesan belum sempurna. alasanya,di opera fitur ini juga mampu menampilkan web yang sering dikunjungi (sehingga ada sedikit AI disana) dan muncul saat suatu tab baru dibuka, namun tidak pada IE, fitur ini baru muncul ketika beberapa tab dibuka. mungkin microsoft ingin membuat fitur ini berbeda dengan opera, biar tidak dikatakan peniru.

3. Drop Down tool. terdapat sebuah ikon dibagian kanan, yang memilki menu Drop Down yang menurut penulis unik dari semua browser yang ada (walaupun menu ini membuat tampilan IE menjadi tidak umum dari browser lain). ikon-ikon yang bermacam-macam membuat browser ini terkesan ramai. selain itu ikon-ikon ini pun dapat di custom sesuai keinginan, inilah bagian yang paling penulis sukai karena semuanya dapat di setting sesuai keinginan.

4. Compatibility Setting (fitur yang unik). tepat enam bulan lalu penulis megikuti seminar mengenai kompatibilitas IE dengan beberapa web, terutama yang mengandung javascript dan ketika penulis mengujinya sendiri pada IE 7 hasilnya memang benar IE 7 tidak dapat menampilkan javascript dengan baik. Akan tetapi lain ceritanya dengan IE 8 RC1, dengan adanya fitur ini masalah kompatibilitas dapat sedikit teratasi, walaupun terus terang masih ada beberapa yang tidak kompatible. dengan fitur ini, user bisa menggunakan juga engine browser IE versi 7. untuk mengujinya, penulis mencari sebuah file javascript di situs underground, hasilnya javascript tersebut berjalan mulus di IE dan opera, sedang firefox gagal dalam menjalankan javascript tersebut.

5. Developers Tool (fitur yang kurang lengkap) . fitur ini dapat diakses dari menu tool atau tombol F12. awalnya penulis sangat tertarik dengan fitur ini karena mampu menampilkan tag-tag baik html maupun javascript mirip dengan saat penulis ngoding dengan java. tampilan yang bisa di drop down mirip explorer ini membuat penulis terkesima. dilengkapi tool untuk menampilkan CSS, script dan lain-lain mirip software untuk untuk membuat web, sayang satu hal yang membuatnya cacat, adalah tool untuk mentrace error console seperti milik opera dan firefox tidak terintegrasi di dalamnya, padahal tool ini cukupt berguna bagi penulis terutama untuk mendebug file halaman web yang penulis buat.

6. Delete Browsing History. fitur ini, sudah ada sejak IE versi lama. intinya fitur ini hanya menghapus semua jejak sehabis melakukan browsing, meliputi History, Password, Cookies dan lain-lain. Fitur ini menjadi sangat penting terutama jika kita menggunakan public service untuk browsing. sayang tidak seperti firefox yang akan langsung menanyakan apakah kita ingin menghapus jejak browsing saat window di close, IE tidak melakukan hal ini sama sekali sehingga jika kita lupa alamat cookie kita di curi orang.

7. Inprivate Browsing. fitur ini boleh jadi fitur yang bisa diandalkan oleh IE 8 RC1 dan merupakan pengembangan dari Delete Browsing History, mengingat ini adalah fitur baru yang diberikan oleh microsoft dalam engine IE, Lebih-lebih fitur ini tidak terdapat pada firefox maupun opera (tapi menurut CNET fitur ini telah ada pada safari). dengan fitur ini, semua caching, cookies, penyimpanan password dan pencatatan history pada browser akan dimatikan. fitur ini akan berguna jika memasuki web site sensitif seperti klik BCA saat kita browsing di public service (warnet) dan akan berguna juga ketika kita lupa menghapus Browsing History kita saat selesai melakukan browsing. dengan adanya fitur ini akan menyulitkan para pencari history dan cookies untuk mencuri data pribadi seseorang. selain itu juga akan menyulitkan para hacker untuk mencuri cookies karena cookies telah dimatikan (terus terang IE terutama IE 6 merupakan tool yang paling enak bagi penulis buat hacking karena cookiesnya bisa dicuri dengan mudah).


8. InPrivate Blocking. fitur ini juga fitur baru. yang mana mampu mencegah “Detail Sharing ” yang dilakukan otomatis oleh website yang kita tuju. selain itu blocking yang membuat penulis senang adalah dapat dilakukan otomatis atau di custom sendiri.

9. InPrivate Blocking Subscriptions. Fitur ini mengandalkan procider dari InPrivate Blocking. sama dengan inprivate Blocking namun lebih khusus untuk user yang tidak mau reppot dalam melakukan Blocking content. fitur ini bisa disetting dari manage add-on

10. Smart Screen Filter ( yang tidak terlalu smart). satu lagi fitur baru di IE. dari namanya terkesan ngejreng dan amat keren, sayang sekali lagi ini adalah fitur hasil copy paste dari browser lain (kalau tidak salah fitur ini sama persis dengan fitur yang menampilkan tulisan “This Site Is Attacked” milik Firefox) yang mana fitur ini mengindikasikan bahwa kemungkinan skrip berbahaya pada situs yang sedang dikunjungi. yang tidak smart dari fitur ini, sewaktu penulis membuka situs buatan penulis sendiri, malah dideteksi sebagai situs berbahaya, inilah yang membuat penulis mencibir fitur ini. tapi terlepas dari pengalaman penulis, fitur bajakan ini cukup berguna pada IE 8 RC1.

11. Smart Address Bar. lagi-lagi fitur bajakan, setidaknya menurut penulis. fitur ini akan menampilkan sebuah alamat berdasarkan history dari web yang pernah dikunjugi. ini mirip dengan awesome milik firefox, selain itu fitur ini juga masih kalah dengan awesome yang mampu menampilan url plus ikon-ikon yang menarik.


12. Search Suggestion. nah fitur ini yang menurut penulis cukup berguna. fitur ini akan menampilkan hasil pencarian yang akan menampilkan hasil pencarian di search engine favorit atau dari data history. fitur ini benar-benar membantu penulis ketika berhubungan dengan search engine.

13. Security. penulis tidak tau apa namanya. tapi saat penulis mengunjungi situs seperti paupal.com (bajakan paypal) dan whitehouses.com (situs bokep, bajakanya whitehouse.com) tiba-tiba IE merubah warna background address bar manjadi lebih gelap, dan meng-highlight domain utama situs yang penulis kunjungi, seolah-olah IE ingin menunjukan apakah alamat yang dipilih memang sudah benar atau kita tertipu dengan alamat web situs phising. seperti yang telah umum diketahui phising sebagian besar dilakukan melalui pemalsuan domain. baiklah untuk yang satu ini, memang pantas diacungi jempol.


14. Web Slices. fitur in sebenarnya mirip dengan RSS reader, mungkin boleh dibilang ini perkembangan dari RSS reader yang ditata dengan rapi dan tampilan yang ngejreng. menurut penulis fitur ini cukup berguna karena dengan fitur ini, penulis dapat dengan mudah mendapatkan update terbaru dari satu bagian data yang sering diupdate melalui Favorites bar yang ada di toolbar sehingga sangat cepat dan efisien. satu hal yag jadi pertanyaan, apakah semua web site akan mengadopsi teknologi ini, karena saat mencoba, tidak semua situs mengadopsinya.

15. Warna Tab Browsing (keunikan namun belum sempurna). saat penulis membuka sebuah URL kemudian membuka link URL yang ada di web tersebut, tiba-tiba warna dalam tab browsing akan sama dengan tab browsing situs yang pertama kali penulis buka tadi. jika membuka tab lagi dan mengetikan alamat secara langsung URL yang tidak berasal dari URL pertama tadi, akan muncul tab browsing yang warnanya berbeda. cukup unik memang karena akan membantu dalam pengelompokan sebuah situs, terutama saat membuka banyak situs dengan tab satu window. akan tetapi teknologi ini bukan tanpa kelemahan. misalnya kita membuka dua URL anggalah A dan B dan tentu akan diwarnai berbeda, lalu kita membuka URL C dari situs link situs A maka tab akan diwarnai sama dengan situs A. namun jika kita juga membuka URL C dari situs B, warnanya tab juga akan sama dengan situs A. sepertinya pewarnaan tidak didasarkan pada induk URL.


16. Automatic Crash Recovery (ACR). fitur ini berfungsi untuk menrecover tab-tab browser jika terjadi crash pada IE 8 RC1. mirip fitur save and quit milik firefox hanya saja dikembangkan untuk menghandle masalah crash. selain itu, jika salah satu tab crash tidak akan berpengaruh pada tab lain. Sayang ini hanyalah permainan kata-kata ala microsoft, karena ketika penulis secara tidak sengaja membuat browser crash pada salah satu tab, ternyata satu window (dengan banyak tab tentunya) ikut lenyap dan beberapa saat muncul kembali dengan melakukan loading ulang seluruh tab yang penulis buka tadi.


17. Reopen Close Tab ( kurang lengkap ). ini adalah satu-satunya fitur yang belum pernah penulis temukan pada browser lain (atau mungkin sudah ada, tapi penulis tidak tahu). dalam satu sesi IE dapat mengingat tab-tab yang telah ditutup, ini bisa mempercepat pekerjaan saat ingin mengunjugi situs yang baru saja di close dan berguna kalau-kalau salah close tab. terdapat pilihan ReOpen All yang akan mengembalikan dalam seluruh tab dan yang paling penting, mampu mengembalikan session yang lalu (ReOpen Last Brwosing Session). Fitur ini cukup berguna mengingat kadang-kadang penulis salah dalam menutup sebuah tab. namun sekali lagi ada satu kekurangan yang seharusnya membuat fitur ini cukup sempurna. misalnya terdapat 15 tab yang dapat di ReOpen, dan hanya lima yang ingin dibuka, maka harus dibuka satu persatu. ini menjadi tidak efektif karena saat mengklik salah satu pilihan ReOpen akan langsung dibawa ke url tab pilihan. sehingga untuk membuka tab berikutnya harus berpindah ke tab awal lagi. alangkah sempurnanya jika terdapat semacam chek box untuk memilih mana saja yang ingin dibuka.

18. Reopen Last Browsing Session ( tiruan yang dikembangkan ). nah yang satu ini benar-benar tiruan firefox. kalau firefox ada “save and quit “, dan ketika dibuka lagi ada pilihan untuk restore last session atau new session. di IE 8 RC1 juga terdapat fitur serupa hanya dikembangkan lebih baik. kalau firefox hanya dapat merestore saat dibuka ulang, IE 8 RC1 dapat merestore last session saat membuka tab baru atau melalui menu tool. Cukup berguna memang kalau kita lupa melakukan save session.


19. caret browsing. fitur satu ini memang aneh, fitur ini mengganti fungsi mouse dengan tombol keyboard (page up, page down, home dan tanda panah). fitur ini berfungsi saat melakukan edit dokumen secara online, atau menjelajahi sebuah page yang panjang. namun fitur ini tidak begitu berguna bagi penulis. Karena terus terang menggunakan mouse untuk browsing jauh lebih nyaman daripada harus menggunakan tombol keyboard.

Kesimpulan yang dapat penulis ambil dari semua fitur yang penulis bahas, hanya segelintir fitur yang merupakan ide murni microsoft. Sebagian besar fitur adalah hasil mencontoh dari web browser lain seperti opera dan firefox. sehingga membuat IE 8 RC1 terkesan mencontoh browser lain.

Terdapat beberapa plus dan minus yang penulis rangkum dalam tulisan berikut ini. Ini merupakan kesimpulan penulis sendiri berdasarkan pengalaman penulis selama mencoba.

Plus : apa saja yang plus dari IE 8 RC1 ini ? . berikut adalah yang penulis anggap plus dari IE 8 RC1.

– kecepatan render dan penggunaan browser bertambah, tidak seperti pendahulunya yang menurut penulis lelet abis. walaupun masih kalah dengan opera dan firefox terutama dibagian rendering.

– lebih jarang error untuk komputer kelas berat (High End), berbeda dengan IE 8 RC 1 dan 2 yang sering sekali muncul eror-eror gak jelas.

– lebih stabil daripada pendahulunya, terutama IE 7 yang dapat penulis buat eror hanya dalam waktu 3 menit setelah install ulang (tidak tahu apakah ini karena laptop penulis atau memang dari IE 7-nya yang gak stabil).

– tampilan yang lebih menarik. Dengan ditambahnya fitur-fitur baru membuat tampilan IE berubah seiring perkembangan OS Windows.

– toolbar yang cuztomizable, yang mana hanya menampilkan ikon-ikon yang mmebuatnya lebih padat tool. dan dapat dicustomize dengabn lebih mudah.

– menang dalam pemakaian memori dibanding browser lain yang sekelas, IE 8 RC1 hanya menyedot sekitar 9 MB pada kondisi idle (tidak meload URL apapun) jauh dibawah opera (17 MB) dan firefox (19 MB) , penulis mengacu pada Task Manager. walaupun nilai ini tergolong meningkat tajam daripada IE pendahulunya, mungkin ini harga yang harus dibayar untuk tampilan dan tambahan fitur baru.

– ketika penulis membuka beberapa tab dan melakukan tombol close, muncul peringatan yang menurut penulis lebih berguna ” Do you want to close all tabs or the current tab? ” dibanding milik Firefox yang menampilkan ” Do you want Firefox to save your tabs for the next time it starts? “ . kadang kala penulis lupa kalau membuka banyak tab, dalam hal ini microsoft telah memperhatikan kebiasaan para pemakainya, setidaknya kebiasaan penulis.

Minus : selain ada plus tentu ada minusnya, tidak terkecuali Browser IE 8 RC1 ini, berikut ini yang menurut penulis menjadi minus dalam IE RC1.

– selain fitur baru yang tersebut diatas, IE juga memilki fitur yang tentu tidak baru, yaitu diagnosa gagal koneksi. kekurangan dari fitur ini adalah terlalu lama dalam proses diagnosanya (sekitar 15 detik, padahal komputer dengan prosesor Intel Centrino duo 2 GHz dan memori 2 GB), akibatnya membuat malas penulis selaku pemakai untuk menggunakanya yang akan membuatnya tidak begitu berguna bagi penulis.

– pada tampilan default, IE sejak versi 7 memilki bentuk yang tidak umum. Yang tentu saja justru membuat user setidaknya saya harus kembali menyesuaikan dengan tampilan baru tersebut, walaupun ini bukanlah masalah besar, akan tetapi membuat penulis merasa kurang nyaman dengan tampilan tersebut. Sebagai contoh lihat saja menu bar yang ditampilkan sebagai sebuah icon, tidak sepeti opera dan firefox yang menu barnya berada pada sebelah kiri atas.

– Save As yang mengganggu, ketika saya mencoba melakukan save sebuah halaman web. IE RC1 (dan IE versi sebelumnya) akan menampilkan progres bar yang menandakan proses save halaman web berlangsung. Namun yang saya benci dari IE adalah ketika progres bar sedang berlangsung halaman yang di save tersebut di disable, sehingga harus menunggu dahulu proses save selesai (progress bar penuh) baru kita bisa memakai halaman web tadi, lebih parah IE tidak hanya mendisable sebuah halaman tab yang sedang di save, melainkan seluruh tab dalam satu Window dalam IE akan di disable hingga proses save page selesai. Hal ini sangat berbeda dengan firefox yang akan menampilkan dialog download yang terpisah dari instance browser atau opera yang akan menampilkan tab baru lagi, sehingga saat sebuah halaman masih dalam proses saving, kita tetap bisa berinteraksi dengan halaman web tersebut.


-Download manager IE 8 kalah jauh jika dibandingkan dengan opera, mengapa ? opera dilengkapi dengan progress bar yang baik dan multidownload yang professional layaknya sebuah download manager. Selain itu,, opera juga dilengkapi dengan fitur untuk melakukan resume jika terdapat download yang terputus.

-IE 8 RC1 gagal Load Gambar pada halaman yang di save. Kelemahan ini penulis temukan secara tidak sengaja. ketika membuka sebuah web yang saya save di harrdisk. penullis menemukan halaman web tersebut mampu di tangani oleh opera dan firefox dengan baik, tetapi saat saya menggunakan IE 8 RC1, gambar tidak muncul atau terkadang hanya muncul sebagian saja. Ini merupakan hal yang menjadikan IE 8 RC1 sebagai browser terlemah dalam hal Load gambar. bisa dilihat pada gamabr berikut (dari kiri ke kanan , IE 8 RC1, Firefox dan Opera).


yang saya sukai dari opera dan firefox adalah fitur error console yang mudah diakses, akan tetapi saya tidak menemukan fitur ini (mungkin karena saya tidak tahu atau memang tidak ada) dalam IE 8 RC1, benar-benar sayang. Padahal tool ini sangat berguna bagi mereka para developer web terutama untuk masalah debug.

– IE 8 RC1, menurut penulis, masih belum kuat untuk menghandle php5, buktinya penulis menulis sebuah halaman web dengan php5 dan tidak terjadi maslah di firefox maupun opera, akan tetapi muncul masalah (dan penulis pun tidak dapat memecahkanya) saat penulis memakainya di IE 8.

– Search bar yang pelit. Sesuai judulnya, search bar milik IE tidak terintegrasi langsung dengan search engine terkenal seperti google dan yahoo. Disini tampak sekali egoisme microsost yang tidak mau memplug in produk orang ke produknya. Pada search engine IE 8 RC1 hanya ada satu pilihan apalagi kalau bukan live search atau MSN milik microsoft, padahal search engine microsoft kalah jauh dibanding google maupun yahoo.


– Tampilan IE 8 menurut penulis memang cukup baik, namun untuk beberapa alasan, seperti tampilan menu bar yang secara default tidak dimunculkan, theme yang lebih tergantung pada Operating System Windows dan lain-lain, menurut penulis masih kalah dibanding dengan opera yang memilki theme yang dapat dikustomasi sendiri. selain itu toolbar juga agak berbeda dengan browser lain, seperti gambar dibawah ini, opera dan firefox, memiliki toolbar yang identik, sedang IE, terpisah pada tempat yang berbeda (yang ditandai kotak orange).


– Plug In yang kalah dengan firefox. Dalam urusan plug in, telah umum diketahui bahwa firefox lah yang memiliki plug in paling lengkap dan paling banyak dipakai. Plug In dalam IE 8 RC1 terkesan tertutup karena hanya sepertinya hanya developer-nya (microsoft) sendiri yang boleh membuat, tidak seperti firefox yang mengizinkan siapa pun untuk membuat plug in ini, sehingga siapa pun orangnya memiliki andil dalam mebuat plug in firefox (Extensi Firefox). Yah..seperti itulah micrososft yang selalu saja menutup apa yang menjadi milik mereka, padahal jika mau memberikan kebebasan membuat plug In seperti firefox akan banyak programmer yang bersedia membuat dengan alasan hobi dan tentu tanpa bayar, tentu IE 8 akan cukup mendapat hati dari para pemakai internet.

– Download terburuk. Menurut penulis dalam hal download IE 8 RC1 masih kalah dibanding dengan crhome, opera dan firefox, penulis mencoba mendownload sebuah data dari ziddu.com dan mendapati IE 8 RC1 paling lambat dari 3 browser tersebut.

– Load Gambar yang buruk. Dalam hal meload gambar di browser. IE 8 RC1 terkesan lambat dan tidak sanggup meload seluruh gambar bila terdapat banyak gambar yang akan di load. Untuk mencobanya, penulils membuka www.detik.com untuk mencoba kemampuan load gambarnya (karena detik.com memiliki banyak iklan), dan IE 8 RC1 kalah dibanding yang lain.

– Nama-Nama yang membingungkan. Jujur saja, menurut saya nama-nama fitur dalam IE 8 tersebut cukup membingungkan dan susah diingat. Benar-benar microsoft banget. Maunya memiliki nama-nama unik dan lain dari yang lain, malah menurut penulis justru membingungkan. Contoh yang paling sederhana, Nama Bookmark yang umum digunakan semua browser, diubah namanya menjadi favorite yang kadang menjadikanya kurang tepat mewakili makna yang sebernarnya.

Demikian minus dari IE 8 RC1 yang penulis harap diperbaiki dan disempurnakan saat muncul sebagai IE 8 tanpa embel-embel RC. Satu lagi saran penulis (dan menjadi harapan penulis untuk semua browser) mengapa tidak ada satupun dari browser yang ada untuk melakukan blocking situs porno otomatis (tanpa setting blocking content sendiri maksdunya). Hal ini akan menjadi lebih efektif karena tidak perlu lagi memakai software pihak ketiga atau memakai parental control pada Windows (bukankah integrasi langsung pada browser akan lebih baik daripada yang terpisah pada program lain). tentu hal ini akan sangat membantu bagi para orang tua yang ingin melindungi anak-anaknya.

Terlepas dari plus dan minus pada browser IE 8 RC1 ini, secara keseluruhan microsoft telah memperbaiki browser miliknya (sumpah IE 7 ancur abis) baik dari sisi tampilan yang meningkat seiring dengan perkembangan OS Windows, kemampuan dan fitur-fitur baru pun terus didongkrak, walaupun masih harus mengakui keunggulan lawan-lawanya terutama dalam hal inovasi. Karena seperti yang dikatakan penulis sebelumnya fitur, tambahan dalam IE terkesan membuntut.

Oke begitulah hasil review fitur dan plus minus dari browser Internet Explorer 8 RC1. Masih menurut penulis, Ini bukanlah akhir pertarungan antar IE dengan para rivalnya, karena mengingat IE 8 ini masih berupa RC. Kita tunggu saja kedatangan IE 8 yang bukan RC, apakah sanggup membuat penulis terkesima dan menang terhadap para rivalnya.

Comments

total comments