May 7, 2009 thumb Recovery Documents

salah satu hal yang paling menjengkelkan bagi kita pada komputer adalah saat dimana kita mendapatai bahwa file kita yang paling penting tiba-tiba rusak entah karena apa…banyak orang yang sampai rela mengorbankan ratusan ribu hanya untuk mengembalikan file yang sudah rusak tersebut.banyak sekali penyebab rusaknya file pada sebuah hardisk. bisa terjadi karena cacat fisik hardisk, kena serangan virus, bad sector, tidak sengaja terhapus dan kerusakan-kerusakan yang lain. ada yang bisa dikembalikan dan ada pula yang tidak.
dan untuk kali ini saya mencoba memberikan beberapa tipntrick untuk menyelamatkan data yang sudah KO dari harddisk kita…1. Kena Serangan Virus
pada dasarnya sebuah file yang rusak akibat diserang virus sudah tidak bisa lagi diharapkan keselamatanya. namun untuk beberapa jenis virus tertentu yang kadang-kadang sebenarnya tidak menyerang sebuah file, tapi hanya menghidden sebuah file tersebut dan membuat file virus baru yang dimirip-miripkan seperti file asli, baik melalui icon dan nama sekaligus filetypeny. pengguna yang kurang jeli tentu akan frustasi dan langsung bunuh diri (Cuma bercanda…) karena hal ini. tapi pengguna yang professional akan merasa tertantang dan punya cara tersendiri untuk merecovery data-data tersebut.
untuk virus-virus buatan indonesia pada dasarnya bukan virus yang terlalu horor asalkan tahu ciri khas virus dan metode awal pencegahan. silakan lihat postingan saya untuk metode pencegahan, judulnya “aman tanpa antivirus“, disana terdapat banyak cara menanggulangi virus tanpa antivirus.
kembali lagi ke virus indonesia. pada dasarnya virus-virus bikinan anak dalam negeri hanya menhidden file asli dan membuat/menggenerate dirinya sendiri untuk menyamarkan diri seperti layaknya file asli tersbut. pengguna yang awam akan mengira file tiruan ini sebagai file asli, sehingga mengkopinya ke flasdisk dan menjalankanya di komputer lain dengan cara inilah virus meyebar. makanya kadang saya mendengar ada file yang kena virus dibuka dikompie yang kena virus bisa dan dibuka dikompie lain tidak bisa. sebenarnya yang terjadi, anggaplah kita mempunyai file data.doc dengan atribut show seperti biasa. oleh virus atribut akan diubah menjadi hidden, dan virus akan mengkopikan dirinya ke satu folder dengan file kemudian menyamarkan dirinya menjadi data.doc.exe, jika kita mengklik file data.doc.exe (virus). maka kita sudah menjalankan virus tersebut, kemudian virus akan mengeksekusi perintah open_document(data.doc), sehingga ia OS akan membuka file data.doc dengan default programnya yakni ms.office, sehingga kita terkecoh. padahal jika kita membuka file data.doc (file asli), tanpa perantara virus sebenarnya juga bisa. dari kondisi ini, jika kita pengguna mengkopi file data.doc.exe (virus) tanpa mengkopi data yang asli (data.doc) maka tentu saja dikomputer lain tidak ada karena file ini memang tidak pernah ada, dan ini yang kadang dianggap sebagai file rusak oleh pengguna awam.

ada beberapa virus-virus yang dibuat oleh programmer lokal yanng saya anggap handal. kalau tidak salah namanya virus antiporno, karena ia akan mengenkripsi semua file .jpg dan .3gp, kalau yang seperti ini baru benar-benar sulit karena kita harus mendenkrip ulang virus dan membaca teknik enkripsi dengan bahasa asembly. kemudian kita buat denkripsinya, dan tentu tidak banyak orang yang bisa begini. untuk kasus yang seperti ini, jika datanya memang menyangkut hidup mati anda, sebaiknya bawa ke para penyedia jasa file recovery, tapi jangan tanya harganya (setahuku sekitar 5 juta untuk harrdisk 1 GB).

2. cacat Harddisk

kalau yang begini baru kita bisa bilang “Hanya Allah harapanku”. data eletronik sebenarnya disimpan dalam bit-bit tertentu yang satu sama lain saling terkait, satu bit saja rusak bisa mengakibatkan seluruh data rusak. jika ini yang terjadi silakan berdo’a saja karen atak banyak yang dapat diperbuat. saya juga tidak bisa memeberikan tip disini karena memang menyagkut masalah hardware sehingga hanya orang teknisi yang bisa memperbikinya. mohon maaf…

3. Salah Hapus

kalau yang ini tergantung dari OS anda dan cara menghapus yang bagaimana yang dilakukan. di windows sekalipun data telah dihapus dari recycle bin data masih bisa kembali selama lokasi penyimpanan belum di timpa (overwrite) dengan data lain. kok bisa ?…tentu saja, ketika kita menhapus dari recycle bin, windows tidak serta merta menhapus data, yanng dilakukan windows hanya menhapus head dari sebuah file, sehingga sevara logic data sudah hilang, tapi secara fisik data masih ada, selama data lain tidak menimpa alamat lokasinya, karena logic windows mengatakan alamat xx dan yy dari file ini telah dihapus dan bisa diisi dengan data lain. nah disinilah program Recovery bekerja, caranya dengan membaca seluruh isi harddisk entah itu mengandung head atau tidak, makanya pada program recovery terdapat persentase keselamatan karena bisa saja sebagian dari alamat memori program yang lama, sudah tertimpa data lain. sebenarnya teknik ini juga dimanfaatkan para hacker untuk mencuri data yang menurut pengguna awam sudah dihapus. banyak program untuk melakukan recovery file, silakan cari di google.

lalu bagaimana dengan program sredder seperti Tune Up Shredder yang katanya bersih 100%..? nah kalau yang ini memang bener-bener hilang 100%, mengapa karena ketika kita menghapus sebuah file lewat program shredder, yang terjadi adalah data dihapus headnya, kemudian dibebeaskan memorinya, lalu ditimpa datanya dengan data sampah pada seluruh lokasi memeori penyimpanan, kemudian data sampah dihapus lagi dibebaskan memorinya lagi, dan ditimpa dengan data sampah lagi..terus menerus sampai bebebrapa kali, kemudian data sampah dihapus headnya, sehingga jika program recovery dijalankan yang terbaca buka file yang lama, melainkan file sampah karena data sudah benar-benar ditimpa (overwrite) oleh data lain. jika tak sengaja menghapus dengan cara seperti ini, dan itu adalah data kantor yang harus diserahkan kepada bos, sebaiknya bedo’a saja semoga bos tidak menendang pantat anda dari kantor.

Comments

total comments