May 11, 2010 thumb Pernikahan Paling Mewah

>jika kebetulan berkunjung ke desa saya (Sedayu Lawas, Brondong, Lamongan, desa kecil dengan orang-orang yang ramah ¬†) coba sekali-kali tanya, Pernikahan siapa yang paling mewah di desa ini. insya Allah mereka akan menjawab “pernikahan putra bapak m***, I*** H***.”

yup, ini pernikahan saudaraku yang beberapa waktu lalu membuat heboh akibat photo pernikahanya aku upload ke Facebook, sampai-sampai salah seorang temen cewek di TC yang satu angkatan denganku prihatin (buat yang ngerasa, maaf ya, tapi sumpah saya masih gak menemukan jawaban mengapa eneng prihatin ?? ).

eh maaf ngelantur. mungkin teman-teman bertanya-tanya, kok bisa jadi pernikahan paling mewah (padahal modal cuma 3 juta). pernikahanya biasa saja, yang bikin heboh adalah ketika malam hari datang sehabis isya. biasanya orang desa kalo ada hajatan pasti pasang speaker buat nyetel lagu-lagu jadul, kebetulan saya diminta untuk ngurusi amplifier dan di laptop ada beberapa lagu Ida Laila pesenan emak. tanpa menunggu perintah, saya tancapkan langsung sound amplifier dengan port audio punya Byon Chameleon.

suasana berubah ketika saya memutar film X-men the Origin of Wolfrine. saat itu film ini baru heboh dan hanya bisa dinikmati di bioskop, sehingga orang-orang dan anak-anak jadi tertarik untuk nonton.

lama-kelamaan orang makin banyak, laptop saya jadi tontonan orang satu kampung. sehingga pak Sofan, guru SD saya dulu, mengusulkan kalau pinjem LCD projector milik SMA saja biar semua orang bisa nonton. “lalu bagaimana dengan layarnya”. ide gila muncul, karena kebetulan musholla kantor desa yang beresebelahan dengan rumah saya, dan tembok belakangnya ber cat putih, akhirnya LCD-projector diarahkan kesana. orang satu kampung pun nonton dihalaman kantor desa.

timbul masalah karena semakin banyak orang yang nonton sound tidak terdegar. pak RT mengusulkan kalau sound systemnya diperbesar. lalu pake apa? ide gila muncul lagi, karena kebetulan dekat dengan musholla akhirnya speaker musholla yang buat adzan, disambungkan dengan  amplifier, inilah yang membuat orang hampir satu desa nonton bareng di halaman kantor desa, karena ada suara keras di sebuah musholla.

akhirnya saya dan laptop pujaan hati, kerja keras semalaman menghibur para penonton. mulai dari X-Men The Origin of Wolfrine, Tranformers 2, sampai Ludruk supali karya budaya di putar selama semalam suntuk dan berhenti waktu mendekati subuh.

paginya pak RT bilang ke saya dan saudara saya. “seumur hidup baru kali ini ada pesta pernikahan semewah ini, sampai mendatangkan Bioskop ke desa, memang habis berapa ? “.

itulah sebabnya pernikahan saudara saya adalah pernikahan termewah.

Comments

total comments