April 22, 2015 thumb Pelihara Battery Handphone

beberapa waktu lalu ada seorang pembaca yang ingin supaya saya membahas bagaimana caranya memelihara baterai handphone, mengingat katanya hp miliknya baterainya cepat sekali rusak. oke mungkin ini sedikit yang bisa saya share tentang bagaimana caranya menjaga agar battery handphone anda terutama android bisa lebih awet.

Jangan biarkan Daya Battery Handphone Habis Total.
untuk beberapa user Handphone jaman dulu, mungkin pernah mendengar kata-kata ini. benar memang, battery jaman dahulu yang terbuat dari nikel memang butuh “dilatih” supaya dihabiskan secara berkala. namun battery jenis ini sudah ditinggalkan, dan berganti dengan lithium ion. pastikan daya battery tidak kurang dari 50%. jika memang ingin menghabiskan seluruh isi daya battery, lakukan sebulan sekali untuk keperluan kalibrasi.

Simpan di Suhu Kamar

mirip peringatan di kaleng obat nyamuk semprot :D, iyup, simpanlah smartphone anda pada suhu kamar, menyimpan pada tempat yang bersuhu tinggi seperti di dashboard mobil, dibawah kaca, terkena terik matahari langsung, dapat meningkatkan suhu smartphone terutama battery. ingat battery bisa meledak jika sudah overheat. battery jenis lithium idealnya disimpan pada suhu 15 derajat celcius (di AC kali ya) dengan rentang suhu yang bisa ditolelir adalah -50 derajat celcius sampai 40 derajat celcius. dibawah -50 derajat bisa membuat cell battery mati, diatas 40 derajat celcius bisa bikin meledak, kalau tidak percaya coba masukan smartphone anda ke oven (warning – try with your own risk).

Cabut Charger saat sudah 100% Penuh . 

nah ini biasanya sering dilakukan para pemilik smartphone, setelah hampir tengah malam BBM atau whatsapp sama gebetan, handphone dibiarkan tertancap di stop kontak semalaman, jika dibiarkan selalu terisi 100% dapat menyebabkan umur battery berkurang. walaupun stop kontak dapat memutus aliran listrik ketika kondisi battery sudah terisi 100%, tetapi mengisi battery sebentar hingga terisi penuh secara berkali – kali juga tidak baik. saran saya sewajarnya saja. mungkin dengan patokan ketika battery sudah menunjukan angka 50% bisa langsung di charge dan segera putus kontak dengan charger saat sudah 100%.

Jangan Charge pakai Kabel USB

walaupun dapat dilakukan charge dengan kabel USB menggunakan kabel data dan ditancapkan ke komputer, saya tidak menyarankan hal ini. kenapa ? tegangan USB hanya berkisar antara 5 – 10 volt, kecil sekali untuk dilakukan pengisian battery. akibatnya anda butuh waktu lama untuk melakukan charge. membiarkan battery tertancap di laptop sebagai USB dalam waktu lama juga tidak disarankan, karena mengurangi umur battery. sebaiknya langsung pakai stop kontak. pengisian jauh lebih cepat dan aman, walaupun saat ini sudah tersedia pengisian ulang lewat nirkabel.

Gunakan Charger Vendor Asli

saya sering mendapati pengguna menggunakan charger yang bukan bawaan smartphone miliknya (biasanya pinjam temen krena lupa bawa charger). jika kebetulan tegangan charger yang dipakai sama dengan charger bawaan. tapi jika tidak sama, ya bisa jadi masalah. kalau tegangan lebih kecil daripada charger bawaan makan pengisian akan memakan waktu lama. jika tegangan lebih besar dari charger bawaan, panas akan berlebihan dan battery bisa meledak. termasuk juga membeli charger KW, charger bawaan vendor sudah diuji sedemikian rupa dan stable mengeluarkan daya pada ukuran tertentu (yang tentu saja sudah sesui dengan IC Power smartphone anda) . sedangkan charger KW biasanya daya yang dikeluarkan tidak stable (fluktuatif , kalau tidak percaya silakan beli charger KW pakai selama 2 bulan lalu cek pakai galvanometer, mesti naik turun voltase-nya) dan ini bisa merusak IC Power.

oke demikian yang bisa saya share. tapi ingat sehebat apapun kita merawat battery, sebuah battery hanya cipataan manusia, dan pasti ada masa pakainya. yang bisa kita lakukan adalah memperpenjang masa pakainya, pada titik tertentu pastilah akan mati tapi setidaknya ketika smartphoen mati total itu adalahj saat dimana anda memand sudah saatnya ganti handphone. pengalaman ini saya terpakan di smartphone saya Samsung Galaxy S i900 dan sampai 5 tahun saya pakai tidak ada masalah (sampai putra saya salman mengajak handphone saya mandi bareng di bak, tapi masih jalan kok dan laku dijual hehehe…. mumpung belum matot, jual saja). jika ada yang salah dan kuranng pas silakan dikoreksi. salam goblooge.

Comments

total comments