December 4, 2017 thumb Nemu HP nih, Apa yang harus dilakukan ?

well, pernah tidak sengaja nemu HP di jalan, atau ada HP ketinggalan di suatu tempat yang mana tidak diketahui pemiliknya, jangan senang dulu, itu adalah barang milik orang lain, istilahnya Luqathah, harus dikembalikan disini kita langsung mendapat amanah dari Allah untuk mengembalikan barang tersebut, tidak tanggung-tanggung, kita wajib mengumumkanya selama setahun , jika dalam waktu tersebut tidak ada pemilik atau orang yang mengklaim, maka bisa jadi milik kita, tapi kalau setelah 1 tahun ada yang mengklaim itu adalah miliknya, maka tetap harus dikembalikan.

nah dijaman yang serba canggih begini, kadang ketika nemu barang di jalan, kita langsung pengen memilikinya, tapi tinggal kita, mau mengembalikan atau malah mengambilnya begitu saja. jika kebetulan anda nemu HP Android yang tergeletak dijalan, dan anda berniat untuk mengembalikanya berikut ini adalah hal-hal yang bisa anda lakukan.

  • harus ikhlash untuk niat mengembalikan, “niat ingsun mbalekno hp nang sing nduwe… ra peduli jaler, ra peduli wadon, namung yen wadon lek menawi jodoh nggih alhamdulillah… “.
  • pertama pastikan charge HP yang anda temukan, biasanya pemilik akan menghubungi nomor HP tersebut (dengan nomor HP lain tentunya, entah pinjam teman atau yang lain). pastikan selalu dalam keadaan ON.
  • jika ada telpon angkat dan segera jelaskan kalau HP ini anda nemu dijalan atau dimana, bilang pada yang sedang menelpon bahwa HP-nya anda temukan, mohon untuk menghubungi pemilik supaya mengambilnya. dalam kasus saya , saya pernah di telpon eh pas waktu sholat, lansung saja reject ( setelah sholat tidak dihubungi lagi 🙁 , Ndok Remak Cong… ).
  • umumkan di forum-forum, biasanya kalau di surabaya bisa lewat Radio Suara Surabaya. minta pemiliknya untuk membawa KTP buat jaga-jaga kalau ternyata ada orang ngaku-ngaku kita sudah tahu siapa yang orangnya.
  • jika HP tidak di Lock dan tidak ada yang menelpon, bisa hubungi nomor apapun yang ada disana, cari contact person di HP tersebut. entah temanya, suaminya, istrinya, emaknya, bokapnya, adheknya atau gurunya sekalipun. beri tahu kalau HP-nya anda temukan.
  • jika HP ternyata di Lock , bica matikan kemudian cabut simcardnya, gunakan HP lain dan copy contact yang ada di simcard, kemudian hubungi nomor-nomor yang ada di simcard tersebut. dengan demikian pemilik bisa segera bertemu kembali dengan HP-nya.
  • jika tidak ada ternyata pada simcard tidak ada nomor yang bisa dihubungi, bisa mencoba mencari pemiliknya dengan mencari di akun google melalui email, biasanya HP yang terlock ketika ada email, kadang muncul kalau ada mail masuk di akun tertentu misalnya “1 inbox in goblooge@gmail.com” , dengan cara ini kita bisa memberitahu dia melalui gmail, facebook juga menyediakan pencarian orang berdasarkan gmail, sehingga kita bisa melihat siapa pemiliknya. boleh juga menotif melalui instagram.
  • jika memang tidak ada , mungkin kita bisa melepas memory card-nya dan meload isi file kedalam HP kita, dalam kasus saya ternyata ada foto KTP dan foto Kartu  Mahasiswa. sehingga dengan begini, saya jadi mudah untuk melacak pemiliknya. sayangnya saya tidak menemukan nomor telepon atau yang lainya. kalaupun ada nomor telepon adalah nomor telepon HP yang hilang tersebut. sedangkan mengembalikan HP di kampus bisa saya dikira maling.
ketemu nomor KTP jadi lebih mudah melacak pemiliknya.

ketemu nomor KTP jadi lebih mudah melacak pemiliknya.

  • jika memang dari cara diatas tidak bisa menghasilkan solusi, maka cari cara terakhir membobol Password HP tersebut, untuk yang satu ini tidak bisa saya jelaskan disini, karena teknisnya mbulet, insya Allah akan saya share di lain waktu.
  • setelah HP password-nya tembus, segera kontak siapa saja, dalam kasus saya segera chat siapa saja kontaknya, grup wa, atau grup apapun, atau grup keluarga sekalipun, dengan demikian pemiliknya bisa segera tahu kalau hp-nya aman, dan bisa kembali. adakan janjian ketemuan (koyo opo wae) dalam kasus saya lebih baik saya yang datang ke tempat pemiliknya. soalnya kalau di luar seperti kampus takut dikira maling terus saya digebukin.
Untuk Menghindari Fitnah sebaiknya janjian ketemuan di rumah pemiliknya, atau dirumah anda dengan demikian anda tidak dikira pencuri oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab.

Untuk Menghindari Fitnah sebaiknya janjian ketemuan di rumah pemiliknya, atau dirumah anda dengan demikian anda tidak dikira pencuri oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab.

  • tidak usah meminta imbalan karena pemiliknya pasti juga sudah menyiapkanya, setelah selesai sebaiknya langsung pamit, kecuali kalau anda memang masih jomblo dan butuh bicara lebih banyak ( anda boleh tidak percaya, tapi saya bisa menikah dengan istri saya karena HP-nya rusak dan saya yang memperbaikinya, dari situlah… silakan lanjutkan sendiri 😀 ) .

oke demikian yang bisa saya share kali ini, kalau ada yang memang ingin menambahkan saya terbuka, ingat Allah itu Maha Melihat, kembalikan. barang temuan itu berat cong, itu amanah dari Allah, kamu harus umumkan selama setahun apalagi jika sudah mencapai satu nisab. kembalikan ke pemiliknya siapa tahu dia berjodoh dengan anda. Ingat takutlah hanya kepada Allah… (jare mbah-e sampaikanlah walau satu ayat)  Salam goblooge.

Comments

total comments