April 7, 2017 thumb Menjadi Produktif dengan Sosial Media

“You are what you follow, The problem is choice…”

ya sesuai judulnya kali ini saya ingin sharing bagaimana caranya kita tetap produktif menggunakan sosial media. tentu kita tahu, dibeberapa perusahaan sosial media justru diblokir karena mengakibatkan turunya produktifitas para karyawan.

sebenarnya sosial media atau sosmed tak lebih cuma sebuah alat, ibarat pisau, mau dipakai untuk masak, atau dipakai untuk nodong, atau cuma dipakai untuk pamer-pameran bahwa punya pisau baru. semua itu tergantung bagaimana orang yang memakai. nah pada dasarnya hanya tinggal cara memakai sosial media untuk dipakai sebagai apa, apakah alat untuk produktif (pisau masak), alat untuk mem-bully (nodong), atau cuma alat pamer-pameran (pamer HP baru, pamer pacar baru, pamer istri baru, pamer behel baru). semuanya tergantung kita.

sampai seberapa tingkat produktivitas kita setelah menggunakan sosmed dengan baik, itu tergantung pada anda sendiri. untuk orang yang pekerjaannya membangung koneksi tentu menjadi sangat produktif, untuk orang yang tidak  butuh konektivitas sama sekali, mungkin tidak seberapa mendukung, namun setidaknya tidak mengganggu aktivitas utama anda, atau paling tidak dapat ilmu barulah dari sosial media. sehingga sosial media isinya bukan cuma, curhat mantan, bully orang, kepoin mantan atau bahkan ajang balas dendam dan pertarungan antar geng/mantan.

Twitter

bagi saya pribadi twitter merupakan sumber utama berita, tinggal pandai-pandainya kita memilah dan mem-follow mana berita yang kita pilih. sebagai contoh karena saya programmer dan orang IT saya mem-follow akun tentang IT seperti @googlecloud, @codefest, @wired, saya juga muslim saya pun mem-follow akun semacam @AaGym, dan lain sebagainya. jika anda kebetulan jualan emas, followlah akun @antamgold untuk terus update harga emas. jika memang tidak bisa membantu meningkatkan produktivitas pekerjaan, setidaknya menambah khasanah wawasan.

saya paling suka twitter karena dia hanya 140 karakter, yang mana ketika sesorang melakukan share akan sesuatu dia harus langsung ke inti masalah (bandingkan dengan facebook yang ribuan karakter). sehingga ini tidak menyita banyak waktu saya untuk tahu apa sebenarnya isi sebuah berita atau link. saya pribadi banyak belajar hal baru dari twitter, link-link yang disediakan oleh akun yang di-follow, menyediakan informasi yang terkadang menginspirasi untuk membuat sesuatu yang baru.

Sampai detik ini, saya hanya follow 22 orang

Sampai detik ini, saya hanya follow 22 orang

jadi tinggal pinter-pinternya pilih akun yang jelas. saya sendiri hanya mem-follo beberapa akun saja. untuk akun-akun yang tidak jelas mending tidak usah difollow selain membuat beranda menjadi lebih penuh, juga tidak akan meningkatkan produktivitas atau pengetahuan anda.

Facebook

Setup dengan Baik

Setup dengan Baik

berbeda dengan twitter, facebook paling enak dijadikan tempat untuk diskusi, banyak forum-forum di facebook yang bisa kita masuki untuk saling bertukar informasi. selain jumlah karakter yang lebih banyak facebook juga menyediakan seabrek fitur seperti calendar yang mana bisa kita pakai untuk meningkatkan produktivitas kita. sharing jadwal misalnya. dahulu saya juga sering menggunakan facebook untuk tempat berdiskuksi dengan team tentu saja dalam forum tertutup. facebook cocok untuk tempat sharing tulisan – tulisan yang memang butuh ulasan panjang lebar.

Pastikan semua terurut dengan baik.

Pastikan semua terurut dengan baik. Folow yang perlu di Follow.

atur beranda kita supaya hanya menampilkan news feed dari yang memang kita inginkan, caranya klik tombol Settings kemudian pilih News Feed Preference, atur sedemikian rupa, tentang mana yang boleh muncul dahulu, hentikan follow akun semacam Cint4AyankKamou, CeweqCantiqAbizz dan lain sebagainya. akun itu tidak memberikan anda keuntungan apapun kecuali pemuas nafsu karena foto-foto panasnya.

Whats Apps

saat ini whats apps sudah semakin canggih, saya paling suka menggunakan whats apps dan merupakan satu – satunya alat chat yang saya pakai (facebook chat, tiwtter chat , google hangout  sangat jarang saya pakai, udah setahun lebih tidak saya pakai). saya lebih suka whats apps karena orang lain yang tidak tahu nomor handphone saya tidak bisa menghubungi saya. dan saya pun dengan mudah akan mengenali apakah itu orang asing atau orang yang saya kenal ketika ada chat masuk. whats apps menjadi alat produktivitas yang paling sering saya pakai, baik untuk berinteraksi dengan client atau dengan team. lebih -lebih dengan keluarga, apalagi sekarang whats apps sudah dibinding dengan video call, lengkap sudah tidak butuh sejenis skype.

untuk lebih super lagi, hindari orang-orang yang suka broadcast berita-berita yang tidak jelas dimana juntrunganya. semacam berita penculikan atau berita apapun yang isinya tidak bermutu (kecuali anda memang membuat group yang khusus untuk guyonan ).

Google Plus

google plus ini paling cocok untuk komunitas. dalam google kita bebas untuk ikut serta dalam komunitas apapun, tempat diskusi yang sebenarnya paling saya sukai adalah google plus. kita bisa melihat ribuan komunitas yang mana sudah dispesifikasikan sesuai dengan tema masing-masing. tinggal pinternya kita pilih mana komunitas yang bermutu dan sesuai.

Tinggal Pilih komunitas mana yang ingin diikuti

Tinggal Pilih komunitas mana yang ingin diikuti

jika anda suka android, ikuti forum android. jika suka Marketing, ikuti forum marketing. semua sudah ada forumnya masing-masing. sesuaikan dengan pekerjaan anda. semisal anda adalah seorang sales, cobalah cari forum-forum tentang entrepeneurs. jika anda adalah guru IT misalnya, ikuti forum-forum semacam linux dan Networking.

Instagram

bagi anda yang hobi fotografi , atau bekerja di dunia fotografi, design atau yang ada hubunganya dengan gambar. maka instagram adalah tempat yang paling enak untuk melihat karya – karya orang lain secara gratis. siapa tahu dari karya orang lain itu anda bisa mendapatkan inspirasi. ikutilah akun-akun yang men-share karya – karya design grafis, lumayan kan seolah ikut pameran gratis. sambil mengisi waktu luang, sembari mencari inspirasi.

oke sampai disini dulu, sebenarnya masih banyak sosial media lain yang bisa kita pakai untuk meningkatkan produktivitas kita, intinya tinggal pinter-pinternya kita memakai, seperti sebuah pisau tadi. pepatah mengatakan “You are what you follow” , jika mengikuti orang cerdas, setidaknya ikut sedikit lebih cerdas, j1k4 m3ng1k2t1 0r4ng 4l4y, m4k4 4k4n 1k2t m3nj4d1 4l4y. oke sampai jumpa ditulisan berikutnya Okey Donkey.

Comments

total comments