August 4, 2011 Menghemat Tinta

salah satu komponen penting dalam percetakan adalah printer,alat ini dipergunakan untuk mencetak data-data dari bentuk digital, menjadi bentuk kertas. komponen penting dari sebuah printer adalah tinta, yang mana dengan tinta tersebut, data digital kita bisa dicetak. tapi pernahkah kita terpikir, dari bahan apa tinta itu dibuat ? dan berapa banyak bahan tersebut dibutuhkan ? dari mana bahan tersbut berasal ?.

tulisan ini tidak hendak menjawab pertanyaan tersebut, akan tetapi yang jelas, penggunaan tinta telah berdampak pada linkungan baik langsung maupun tidak langsung. untuk itu tulisan ini mencoba memberi solusi mengenai bagaimana kita bisa menghemat tinta printer, selain untuk ramah linkungan, juga untuk menghemat pengeluaran biaya.

salah satu cara untuk menghemat tinta adalah dengan melakukan pengurangan pada tinkat detail percetakan, hal ini bisa dilakukan pada printer setting saat akan mencetak. selain itu untuk mengurangi penggunaan tinta. jangan pernah menggunakan fitur “Mix ink” kecuali jika terdesak. fitur yang akan menggunakan warna Cyan, yello, dan Magenta secara bersama-sama untuk menghasilkan warna Black, tentu akan lebih irit jika kita menggunakan satu tinta hitam tersendiri. cara lain adalah dengan menggunakan mode Draft, Fast Mode, Economy dan mode lain yang sejenis yang fungsinya untuk meringankan percetakan.

selain menggunakan setting pada printer, cara lain yang dapat dipergunkan adalah penggunaan Ecofont. cara ini diperkenalkan oleh Blogger PC World Rick Broida, yang man mengklaim bahwa penggunaan font ini mampu menhemat tinta hingga 20%. font ini tersedia dalam berbagai operating system, mulai dari windows, mac dan linux. sekilas font ini memang mirip dengan arial, hanya saja terdapat banyak lubang yang mana akan menghemat penggunaan tinta. untuk mendapatkan font ini silakan berkunjung ke www.ecofont.com. selain menggunakan ecofont, ada juga font Century Gothic. University of Wiconsin mengadakan penelitian tentang apa yang dilakukan mahasiswa disana. mahasiswa di universitas tersebut awalnya menggunakan font berjenis Arial untuk kepentingan mencetak, kemudian mengubahnya menggunakan font berjenis Century Gothic, hasilnya mereka dapat menghemat tinta hingga 30% daripada menggunakan arial.

cara lain yang dapat digunakan untuk menghemat tinta adalah dengan memnfaatkan sebuah software bernama inksaver, software ini diklaim mampu menghemat penggunaan tinta hingga 75% dengan membuat sebuah algoritma tertentu. sayangnya software ini berbayar dengan harga $34,99. untuk melihat demonya dapat dilihat di www.inksaver.com/overview/demo.html

jadi, ramah lingkungan bukan hanya berarti kita harus menyelamarkan pohon, salah satunya adalah menhemat penggunaan tinta juga merupakan ramah lingkungan, jadi tunggu apa lagi, silakan beramah lingkungan dan selamatkan dunia.

Heal the world, make it better place, for you and for me and the entire human race….

sumber : http://nurazizcomputer.wordpress.com/ dan beberapa sumber lainya

Comments

total comments