October 13, 2013 thumb Memonitor Kinerja System Linux dengan Sysstat

salam, lama tak jumpa dengan tulisan saya. kali ini saya ingin sedikit sharing tentang bagaimana memantau kinerja system linux dengan memakai sysstat yang bekerja di terminal. memang kedengaran tidak berguna memantau kinerja system Linux tapi lewat terminal, kenapa tidak langsung saja pakai sytem monitor, pakai GUI dan lebih bagus. memang GUI pada system monitor linux memang bagus, tetapi untuk yang bekerja dibawah Command Line seperti user yang sedang melakukan remote ssh pada server, memantau kinerja server dengan System Monitor menjadi tidak mungkin, pada kondisi seperti inilah sysstat dibutuhkan.

OK langsung pada instalasi, untuk anda yang mengguankan debian dan turunanya bisa langsung di install dengan

#apt-get install sysstat

tunggu hinggal proses instalasi selesai. kemudian mari kit apelajari satu-persatu kegunaan dari sysstat ini.

  • Menampilkan statistik CPU dan I/O pada prosessor,  tanpa argument apapun , sysstat akan menampilkan CPU dan penggunaan Input Output Buffer pada semua Drive.

    Iostat

    Iostat

  • Hanya Menampilkan statistik data penggunaan CPU atau di I/O saja,  dengan menambahkan opsi -c untuk menampilkan data di cpu atau opsi -d untuk menampilkan statistik pada storage (drive).

    iostat -c iostat -d

    iostat -c iostat -d

  • untuk menampilkan data I/O pada satuan MB/s (Mega Byte per Second ) anda dapat menambahkan opsi -m.

    iostat dalam megabyte

    iostat dalam megabyte

  • jika drive anda lebih dari satu (misalnya sda, sdb, sdc) untuk menampilkan statistik pada drive tertentu saja anda bisa gunakan opsi -p diikuti drive (sda, sdb, sdc).

    menampilkan data khusus drive tertentu

    menampilkan data khusus drive tertentu

  • untuk menampilkan waktu pada komputer tersebut anda dapat menambahkan opsi -t. 

    iostat -t

    iostat -t

  • untuk menampilkan Extended Status pada semua drive dan partisi anda dapat menggunakan opsi -x , tapi jika ingin menampilkan khusus pada srive tertentu (sda) anda bisa menambahkan nama drive setelah opsi -x.

    menampilkan extended status pada partisi tertentu

    menampilkan extended status pada partisi tertentu

  •  untuk memonitor atau menjalankan iostat setiap interval waktu tertentu sampai anda menekan Ctrl + C anda dapat menambahkan angka setelah iostat.

    iostat di feresh setiap 2 detik sampai menekan tombol ctrl + c

    iostat di feresh setiap 2 detik sampai menekan tombol ctrl + c

  •  untuk menjalankan iostat dalam interval tertentu  (X), sampai batas tertentu anda (Y) maka anda bisa menambahkan dua angka setelah iostat (misal #iostat 2 15 : maka io stat akan di refresh setiap 2 detik sampai 15 kali).

    iostat di refesh setiap 2 detik sebanyak 3 kali, setelah itu selesai

    iostat di refesh setiap 2 detik sebanyak 3 kali, setelah itu selesai

  • untuk menampilkan versi LVM beserta versi dari LVM silakan tambahkan opsi -N.

    iostat -N

    iostat -N

  • untuk menampilkan versi iostat silakan tambahkan opsi -v.

    menampilkan versi iostat

    menampilkan versi iostat

OK demikian yang bisa saya sharing, kalau ada yang mau tanya atau mau share menambahi saya persilakan, semoga bermanfaat, salam goblooge.

Comments

total comments