December 1, 2016 thumb Membuat Cron Tab Job di Linux untuk Otomasi Sebuah Pekerjaan

bagi yang belum tahu apa itu crontab job? crontab job adalah tool yang digunakan untuk otomasi sebuah pekerjaan yang mana akan dilakukan secara terjadwal (scheduled). misalnya kita ingin setiap jam 12 malam system secara otomatis mengirim email memberitahuan kepada pemilik usaha tentang jumlah pendapatan yang diterima, atau setiap jam 3 sore system mem-backup otomatis ke cloud service dan lain sebagainya.

jika kebetulan pernah dengar scheduled event, fungsi dari crontab job sama persis seperti scheduled event yang ada di MySQL. cuma kalau di MySQL terbatas menggunakan Syntax MySQL dalam crontabjob anda bebas menggunakan syntax apapun (pada dasarnya syntax bash, tetapi kita bisa panggil script lain untuk menjalankan syntax lain pada bahasa pemrograman yang lain pula).

itulah kedunaan dari crontab job, sekarang mari kita sedikit bermain-main dengan crontab job. untuk melakukan hal ini pastikan anda coba dulu di komputer local jangan langsung ke server karena berbahaya jika anda benar – benar langsung memasang di server betulan.

terdapat dua jenis crontab job yakni :

  1. The UNIX / Linux system crontab : ini merupakan crontab yang mana bertugas untuk melakukan pekerjaan yang membutuhkan hak akses root. misalnya melakukan update, menambah atau menghapus user dan lain sebagainya. 
  2. The user crontabs : bedanya dengan yang sebelumnya kalau yang ini tidak perlu hak akses root ke server cukup user saja, atau bahkan bisa dilakukan oleh user www-data sehingga bisa dijalankan menggunakan PHP.

untuk bisa melakukan edit pada file crontab job cukup buka terminal , tidak perlu password root dan ketikan :

$ crontab -e

jika kebetulan komputer anda terdapat beberapa text editor maka crontab akan menanyakan anda ingin melakukan edit dengan apa. karena saya lebih suka menggunakan nano, maka saya pilih nano, anda boleh menggunakan vi atau text editor lain. sedangkan syntax untuk contabjob adalah sebagai berikut ini.

1 2 3 4 5 /path/to/user/command arg1 arg2
1 2 3 4 5 /root/backup.sh

untuk bagian yang atas adalah jika kebetulan anda menggunakan khusus untuk user, sedangkan yang kedua jika kebetulan anda menggunakan privilege root. adapun angka di bagian depan adalah waktu kapan crontab job tersebut dijalankan.

  1. Menit (0-59)
  2. Jam (0-23)
  3. Hari (0-31)
  4. Bulan (0-12 yang mana 0 berarti tiap bulan dan 12 berarti December)
  5. Hari dalam Mingguan 0-7 yang mana 7 atau 0 adalah hari minggu.
  6. /path/to/user/command – script  yang mana akan kita jalankan, boleh bash, boleh php atau script apapun ruby, java, dll.

supaya gampang di ingat, berikut ini adalah table untuk mengingat-ingat crontab job.

* * * * * command to be executed
- - - - -
| | | | |
| | | | ----- Day of week (0 - 7) (Sunday=0 or 7)
| | | ------- Month (1 - 12)
| | --------- Day of month (1 - 31)
| ----------- Hour (0 - 23)
------------- Minute (0 - 59)

jika kita telah menjalankan sebuah crontab job maka dalam system crontab job akan terlihat sebagai berikut.

1 2 3 4 5 USERNAME /path/to/command arg1 arg2
1 2 3 4 5 USERNAME /path/to/script.sh

oke demikian adalah dasar dalam menjalankan crontab job, yang perlu dilakukan adalah cukup buka terminal, ketikan crobtab -e dan silakan ketikan script anda disana. pada tulisan berikutnya akan saya bahas bagaimana cara membuat sebuah script, seperti download otomatis, atau update otomatis system dan lain sebagainya. Sampai Jumpa pada tulisan selanjutnya, Okey Donkey dan Salam Goblooge.

untuk tulisan berikutnya ada pada Cara Menggunakan Syntax Crontab Job untuk Otomasi Pekerjaan

Comments

total comments