November 22, 2011 Hunting Hape dengan Ibu

hah, akhirnya setelah dua hari absen karena monitor saya rusak, malam ini saya bisa kembali ber-bloging ria. OK kisah ini saya alami hari ini. kisahnya adalah tentang bagaimana perjuangan seorang Nurul Huda, melayani keinginan ibunya. memang sih pesen bapak saya sebelum kembali ke rahmatullah, turuti perintah ibumu selama itu benar, sekalipun kamu diperintah untuk ikut perang dengan modal hanya sebuah sapu lidi. tapi nggak usah khawatir cerita ini bukan tentang perang kok, cuma tentang bagaimana rasanya menemani wanita belanja di Mall, itung-itung latihan kalau nanti sudah punya istri :-D.

Ok kisah ini bermula tadi pagi, waktu Handphone ibu saya ikut masuk ke mesin cuci. Handphone samsung seharga 150 ribu yang sudah berumur lebih dari 3 tahun (beli second, nggak tahu sama pemilik pertama sudah dipakai berapa tahun). namanya juga hanphone jadul, ya wajar jika langsung  almarhum ketika masuk dalam mesin cuci. karena ada sedikit rejeki, akhirnya saya mengajak ibu saya hunting Handphone di kota tuak alias tuban. bentar kenapa nggak cari di Surabaya ? jauh gan. kalau ke tuban kan 30 menit doang sudah sampai.

modal bensin seliter, motor aku starter, aku bonceng pakai slayer, aku ajak muter-muter. kota tuban kami jabanin (aku dan ibuku), tujuan pertama adalah Bravo toserba, katanya di sana ada jual Handphone murah, okelah, aku antar ibuku kesana. sampai ditempat ibu, yang aku minta untuk memilih sendiri.

setengah jam memilih, tidak satu pun Handphone yang dipilih ibuku, akhirnya aku cabut dari tempat tersebut, coba mampir ke counter yang jualan Android, sama seperti di Bravo, ibuku aku minta memilih sendiri, dan seperti kisah yang sebelumnya tidak satu pun handphone yang dipilih. opsi ke tiga aku ajak lagi ibuku ke counter Nokia, dan begitu seterusnya sampai saya capek. karena keringat juga udah habis ditengah jalan, akhirnya saya memberanikan untuk bertanya tentang Handphone yang ia ingin cari.

Aq : mak, ningali hape ingkang dus pundhi? (Bu, cari HP yang bagaimana ? )

Ibu : ndolek sing apik hud. (cari yang bagus Hud)

Aq : lha ingkang sae ingkah dus pundhi ? (yang bagus itu yang bagaimana)

Ibu : sing petek’ane siji-siji. (yang tombolnya satu-satu)

Aq : lha punika Android petek’anipun lak inggih setunggal-setunggal, kok mboten purun ? (lha, tadi Android kan juga tombolnya satu-satu)

Ibu : wah sing iku ma’e gak iso nggawe, wong dulitan, ditutul-tutul angel, ma’e lak gak iso. (wah, kalau yang itu ibu tidak bisa memakai, lha untuk memakai touchscreen, dicolek-colek susah, ibu tidak bisa )

Aq : lha ingkang Blackberry wau, lak inggih mboten tutulan, inggih petek’an, kok mboten purun ? (lha, itu yang blackberry tadi, bukan touchscreen, ya pakai tombol, kok tidak mau)

Ibu : wah iku apik sakjane, tapi sayange aku gak seneng ? (itu bagus sebenarnya tapi ibu nggak suka)

Aq : lha gak seneng kenging punapa ? (kenapa nggak suka ??)

Ibu : lha piye petek’ane gak urut mari Q terus W terus E, mestine lak ABCDE, kok aneh malah QWERTY, aku rak bingung. (lha, gimana ya, tombolnya tidak urut, habis Q terus W terus E, harusnya kan ABCDE, aneh malah QWERTY, ibu kan bingung)

Aq : lha lek ngoten inggih  ingkang biasa mawon, kados HP jenengan sing kecemplung wau (kalau begitu cari HP yang seperti biasa, seperti yang habis kecebur tadi aja [Candy Bar Keypad] ).

Ibu : wah gak enak, ma’e pengen sing petek’ane koyo sing ireng-ireng mau (Blackberry), tapi sing urut, sing biasa iku kesel, soale mosok huruf telu petekane siji, kan kesel. (wah tidak enak, ibu pingin pakai tombol seperti Blackberry tadi, tapi yang urut. kalo yang biasa itu capek, soalanya tombol satu dipakai huruf 3, kan capek ibu menekanya)

Aq : ^&*^@(Q*@(Q*&@(Q&  🙁

ternyata ibuku mencari HP tipe QWERTY, tapi yang abjadnya urut ABCDE, tidak mau yang pakai Candy Bar, soalnya untuk menekan huruf c misalnya harus tekan dulu 3 kali bukan. hah… ada-ada saja ibuku ini, tapi ya sudahlah, akhirnya kami pulang tanpa membawa Handphone, dan saya menjanjikan akan memberikan Handphone Android Samsung Galaxy S saya, tapi tentu saja versi hack yang virtual keypadnya udah dibuat ABCDE, atau kalau nggak gitu harus buat aplikasi untuk SMS, tapi susunan hurufnya   ABCDE, doakan ya, biar selesai aplikasinya, atau jangan-jangan sudah ada tapi saya nggak tahu, kalau ada yang tahu tolong di share ya disini ya gan. satu lagi siapa sih yang bikin standar QWERTY, DVORAK, AZERTY itu, mestinya kan ABCDE kan enak urut, bikin orang tua repot aja ? 🙁 . begitulah kisah saya hunting HP dengan ibu, semoga bisa jadi latihan saya sebelum menikah amien. 😀

Comments

total comments