July 27, 2017 thumb Cara Menjadi Programmer yang Handal

tiba-tiba saya di curhatin sama seseorang (programmer junior). “Mas caranya biar bisa jadi programmer yang handal itu seperti apa sih ? saya sudah baca berbagai buku, sudah saya pelajari berbagai bab, topik, algoritma, sampai hafal luar kepala, tapi tetep saja setiap kali ngoding masih merasa sulit ?”. ada yang pernah dicurhatin seperti ini, ataukah jangan-jangan sesam programmer pernah mengalami seperti ini.

sebenarnya belajar programming itu hampir mirip belajar fisika dan matematika. walaupun hafal rumusnya, kalau tidak kuat logikanya tidak akan bisa pernah bisa memecahkan soal. sama programming juga seperti itu. sekalipun sudah beli buku teori bahasa inggris sekalipun, baca sampai mata jerengan, trus beli PC yang super keren, tapi tetep saja, kita logika dan kreativitas kurang, ya sama saja.

menurut saya pribadi, kunci utama belajar programming ada 3 yakni Algoritma, Logika dan Problem Solving. sedangkan masalah syntax mau pakai bahasa apapun kalau ketiga dasar tersebut kuat maka tidak akan masalah. Algoritma yang saya maksud disini adalah mempelajari metode – metode (teori – teori) pemecahan masalah yang sudah ada. kita perlu belajar berbagai macam algoritma agar semakin kaya khazanah pengetahuan kita (seperti Algoritma Sorting, Searching, Decision Maker, dll), algoritma-algoritma ini akan memberikan gambaran bagaimana cara kerjanya untuk memecahkan sebuah masalah. kedua dengan menggunakan logika, kita harus belajar tentang bagaimana memanfaatkan algoritma-algoritma tersebut, menyusunya sedemikian rupa agar dapat memecahkan masalah besar yang sebenarnya.

dalam belajar Algoritma, kita biasanya akan diberikan sebuah Algoritma yang ideal untuk kasus tertentu, misalnya Algoritma Sorting untuk mengurutkan data, dan Algoritma Searching untuk pencarian data. sedangkan dalam dunia real kita harus bisa menggabungkan berbagai macam algoritma tersebut menjadi satu kesatuan (inilah yang disebut menguji kemapuan logika) yang mana akan dipakai untuk memecahkan masalah yang sebenarnya (Problem Solving).

sebagai contoh saya pernah diminta untuk membantu bagaimana cara untuk mencari sebuah data dalam tumpukan data yang jumlahnya jutaan bahkan ratus jutaan. menggunakan Algoritma Searching biasa tentu akan sangat lama. disinilah kita dituntut untuk kreatif, dengan berbagai algoritma yang sudah kita pelajari, kita susun sedemikain hingga (menggunakan logika tentunya), sampai bisa menghasilkan sebuah solusi yang efektif dan efisien (Problem Solving). banyak teori-teori algoritma, tapi kalau tidak pandai dalam meracik algoritma-algoritma tersebut, maka tidak akan pernah bisa mendapatkan solusi untuk Problem Solving.

untuk Algoritma kita bisa membeli berbagai macam buku, atau searching di mbah google. tapi untuk Logika kita tidak bisa membeli diamanpun, ibarat soal fisika, ada rumusnya , ada smart solutionya, tapi tidak ngerti jalan logikanya. ya cuma dipentelengin tok. maka untuk memperkuat logika programming sama dengan waktu kita SMA dulu belajar matematika dan matematika, yakni “Practice” alias praktek. selain paham algoritmanya harus sering-seing praktet. gunakan berbagai kondisi data untuk melatih. terapkan pada berbagai masalah. maka dengan sendirinya akan bisa memperkuat kemampuan Problem Solving.  saya waktu jaman kuliah dahulu, 18 Jam sehari di depan latihan komputer ( ngapain ? main game :p “Just Joke” ).

jadi intinya nggak perlu hafalan syntax, nggak usah dihafalkan , tanya mbah google bisa. kalau sering pakai syntax tertentu lama-lama juga hafal sendiri. kalau sering latihan akan paham logikanya, nanti kalau ada masalah yang mirip, tinggal modif sedikit sudah selesai.

oke sampai disini dahulu, semoga bermanfaat , samapai jumpa pada tulisan berikutnya Okey Donkey dan salam goblooge.

Comments

total comments