September 4, 2015 thumb Cara Mencegah Penipuan Lewat SMS atau Telpon

ini kisah nyata, seorang teman bercerita kepada saya bahwa istrinya habis saja kena tipu. uang 2.000.000 raib. motifnya sederhana, seperti biasa di telpon bahwa suaminya telah kecelakan dan akan dioperasi sehingga butuh transfer uang segera. si istri pecaya begitu saja. yang bikin heran, kenapa si penelpon tahu, nama istrinya nama anaknya, dimana sang suami bekerja, dan lain-lain. well apakah karena si penipu memiliki ilmu ghaib setingkat mbah lamong sehingga dia bisa mengetahui data diri sang korban, atau mungkin sang penipu bisa melakukan hacking data dispenduk sehingga bisa mengetahui data diri sang calon korban. ataukah itu hanya kecerobohan calon korban yang selalu, menampilkan data diri sehingga sangat mudah dikenali oleh sang penipu. saya tidak tahu yang dengan kemungkinan pertama dan yang kedua, tapi yang kemungkinan ketiga, bisa jadi.

oke sekarang kita ngomong jujur, dari semua pembaca (atau bahkan saya dan keluarga saya sendiri), adakah yang melakukan share nomor telpon, contact dll di internet. adakah yang melakukan share secara public sehingga orang tak dikenal pun bisa dengan mudah mengetahui data diri anda. jika ya, selamat anda berkesempatan menjadi calon korban berikutnya.

mencegah lebih baik daripada lapor polisi (maksudnya mencegah penipuan), selain lebih mudah, murah dan bikin kerja pak polisi ringan. oke berikut ini adalah cara pencegahan yang mungkin bisa dilakukan dengan mudah.

  1. pertama yang harus dilakukan jika anda kebetulan menggunakan sosmed apapun itu facebook, twitter, wordpress dll. jangan sekali-kali memasang nomor telpon pribadi anda di bagian sosmed. cukup tampilkan email saja.
  2. pastikan anda set semua aktifitas anda ke mode private , atau paling jelek firends only (jangan friends of friends , apalagi sampai public), saya beberapa kali syahadat jawa di facebook nggak ada yang tahu, karena saya set only you.
  3. jangan dengan mudah menerima pertemanan dari orang yang tidak anda kenal, bahkan ketemu aja nggak pernah, kalau memang anda orang yang suka menerima pertemanan, pastikan anda mengenal dulu, darimana kek, dari forum kek, dari grup kek, jangan gara-gara gambarnya cewek semok atau cowok ganteng, langsung di terima. serius itu cuma gambar, bisa jadi orangnya asli malah mrongos.

3 hal tersebut cukup untuk membuat para predator (maksudnya tukang tipu) kesulitan untuk mencari data diri anda.  kalau anda kebetulan jualan online akan lebih baik menggunakan contact nama usaha anda. misalnya, KeboToys, KadalGame dan lain-lain. dengan cara seperti ini predator tidak mungkin menelpon anda dengan kata-kata “Maaf apakah anda saudara KadalToys, suami anda mengalami kecelakaan, silakan transfer uang bla-bla-bla”.

oke mungkin ini yang bisa saya sharing, kedepanya mungkin akan saya per detail untuk masing-masing sosmed. dan sekali lagi gan, saya cuma sharing lho, jangan salah paham :(.

 

Cuma Sharing Jangan Salah Paham

Cuma Sharing Jangan Salah Paham

Comments

total comments