October 14, 2017 thumb Browser Ringan untuk Rasperberry Pi 3

begini ceritanya, beberapa waktu lalu diminta paman untuk belikan PC buat anaknya, karena memang tidak punya banyak duit, akhirnya pilihan jatuh ke Rasperberry PI, maklum budget tipis. toh dipakai untuk anak-anak, budget untuk sebuah pc yang bisa dipakai untuk browsing atau main game mini, sudah lebih dari cukup. nah sebenarnya yang mau saya bahasa disini adalah sedikit pengalaman saya memakai berbagai jenis browser ringan, yang memang dikhususkan untuk sistem mini.

Lynx

browser yang berjalan di lingkungan terminal ini, sudah tidak diragukan lagi kecepatanya. hehehe :D, maklum selain tampilanya yang hanya teks doang, tanpa adanya gambar, tanpa adanya user interface yang menarik. browser ini cocok untuk sekedar dipakai browsing di untuk sebuah mini pc, seperti Rasperberry. sayangnya penggunaan browser ini hanya cocok untuk mereka yang terbiasa dengan terminal. beruntungnya pada kasus saya, sepupu yg masih kelas 1 smp, kebetulan belum pernah pegang PC sama sekali. jadi enak tinggal diajari saja cara browsing selain bisa ngirit bandwith sekalian ngajari lingkungan terminal linux. lagian karena tidak ada gambar,jadi tidaklah mungkin dipakai untuk mencari gambar-gambar di situs yang ya begitulah.

Ephipany Browser

Browser minimal footprint berikutnya adalah Epiphany, dibandingkan dengan lynx, tentu Ephiphay jauh lebih berat, mengingat dia sudah menggunakan GUI untuk antarmukanya, tetapi, walau demikian browsedr ini bisa dikatakan sebagai browser yang ringan. saya mencoba menggunakan ephipahy beberapa kali dan hasilnya menurut saya tidak terlalu bagus. untuk loading video sepertinya masih kalah dengan browser lain. tapi bukan berarti dia punya kelehaman tapi gak punya kelebihan. untuk masalah load situs-situs yang sederhana berbasis text semacam wikipedia, Ephipany justru paling cepat diantara yang lainya.

IceWeasel

bisa dikatakan borwser ini adalah firefox yang mengalami perombakan, saat ini namanya sudah berubah dari iceweasel menjadi icecat, sebenarnya browser ini secara umum adalah firefox, bedanya firefox adalah milik mozila, sedangkan iceweasel milik debian. untuk masalah peforma ternyata ice weasel menyedot lebih banyak ram dibanding yang lain. tapi dengan sedikit tuning, seperti mematikan berbagai fitur rendering 3d maka kecepatanya akan meningkat. saran saya , kalau bisa main config-nya, boleh pakai iceweasel pada rasperberry.

Midori

browser ini menggunakan DuckDuckGo sebagai default search engine miliknya. seperti kebanyakan browser minimal lain, Midori menawarkan ringanya sebuah browser, untuk loading berbagai situs lumayan lambat, tapi RAM yang dipakai sangat kecil. sepertinya memang midori diesain untuk menggunakan RAM kecil, dengan loading yang sedikit lebih lama asal tidak crash. cocok untuk kebutuhan Rasperberry.

masih banyak browser lain yang tentu tidak bisa saja bahas satu-persatu, sepertinya setiap browser memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, saran saya memang kalau untuk rasperberry sepertinya memang harus coba-coba, pilih yang menurut anda paling nyaman. kadang ada orang yang memang suka browsing dengan kecepatan tinggi tetapi mengorbankan tampilan , dalam kasus ini pakailah midori, ada yang pengen cepet dan tampilan bagus. intinya sesuaikan dengan hardware dan kenyamaanan anda. kalau memang yang mau cepat, dan suprt ringan ya pakai lynx, tapi untuk anak SD masak mau pakai lynx. mungkin itu yang bisa saya share, “correct me if i’m wrong“, sampai jumpa di tulisan berikutnya, Okey Donkey dan Salam Goblooge.

Comments

total comments